Analisis Pola Evolusi pada Pengembangan Perangkat Lunak melalui Aktivitas Repository Github dalam Project Based Learning

Penulis

  • Mutia Rahmi Dewi Politeknik Negeri Padang Penulis
  • Defni Politeknik Negeri Padang Penulis
  • Yoliza Erwanda Politeknik Negeri Padang Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24036/jeve.v1i2.47

Kata Kunci:

evolusi perangkat lunak, konstruksi perangkat lunak, github, Project Based Learning, analisis commit

Abstrak

Evolusi perangkat lunak merupakan proses perubahan berkelanjutan yang terjadi sepanjang siklus hidup pengembangan sistem. Dalam konteks pendidikan tinggi, pemahaman terhadap dinamika perubahan perangkat lunak menjadi penting untuk menilai kompetensi mahasiswa dalam mengelola proyek berbasis tim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola evolusi perangkat lunak pada proyek mahasiswa yang dikembangkan menggunakan pendekatan Project-Based Learning (PBL). Data penelitian diperoleh dari 12 repositori GitHub publik milik mahasiswa yang mengembangkan aplikasi berbasis framework Laravel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menganalisis data log commit menggunakan skrip otomatis berbasis Python. Analisis difokuskan pada metrik aktivitas seperti jumlah commit, rata-rata jumlah berkas yang diubah per commit, serta identifikasi berkas yang paling sering dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kelompok memiliki pola konstruksi dan evolusi yang berbeda. Kelompok dengan frekuensi commit yang tinggi menunjukkan proses pengembangan iteratif yang stabil, sedangkan kelompok dengan frekuensi commit yang rendah cenderung melakukan perubahan besar secara sporadis. Perubahan kecil yang sering dilakukan secara rata-rata mengindikasikan penerapan praktik continuous integration yang baik. Temuan ini menegaskan bahwa dinamika evolusi perangkat lunak dalam PBL dipengaruhi tidak hanya oleh ukuran proyek, tetapi juga oleh pola kolaborasi serta tingkat kematangan penggunaan sistem pengendalian versi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan sistem evaluasi otomatis berbasis data dari aktivitas pengembangan mahasiswa, sekaligus memperkaya studi empiris mengenai evolusi perangkat lunak dalam pendidikan vokasi.

Referensi

[1] A. Obaid, “Using prototypes in agile software development,” IJCI, vol. 3, no. 2, pp. 23–38, 2024, doi: 10.59992/ijci.2024.v3n2p2.

[2] G. Guo, “Enhancing project‐based manufacturing education with integrated engineering software tools,” Comput. Appl. Eng. Educ., vol. 33, no. 2, 2025, doi: 10.1002/cae.70012.

[3] C. Connolly and G. Meiselwitz, “integrating software engineering in computer programming education,” pp. 50–54, 2009, doi: 10.1145/1631728.1631745.

[4] Y. Golubev, J. Li, T. Bryksin, V. Bushev, and I. Ahmed, “Changes from the trenches: should we automate them?,” 2021, doi: 10.48550/arxiv.2105.10157.

[5] E. Zabardast, J. González‐Huerta, and D. Šmite, “refactoring, bug fixing, and new development effect on technical debt: an industrial case study,” pp. 376–384, 2020, doi: 10.1109/seaa51224.2020.00068.

[6] S. Bonesso, F. Gerli, and E. Bruni, “The emotional and social side of analytics professionals: an exploratory study of the behavioral profile of data scientists and data analysts,” Int. J. Manpow., vol. 43, no. 9, pp. 19–41, 2022, doi: 10.1108/ijm-07-2020-0342.

[7] M. AlMarzouq, A. AlZaidan, and J. Dallal, “Mining github for research and education: challenges and opportunities,” Int. J. Web Inf. Syst., vol. 16, no. 4, pp. 451–473, 2020, doi: 10.1108/ijwis-03-2020-0016.

[8] H. Toba, T. K. Gautama, J. Narabel, A. Widjaja, and S. F. Sujadi, “Evaluasi metodologi ci/cd untuk pengembangan perangkat lunak dalam perkuliahan,” JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelit. Inform., vol. 8, no. 2, pp. 227–234, 2022.

[9] M. Chan and S. Yazid, “A novel framework for information security during the sdlc implementation stage: a systematic literature review,” J. Resti (Rekayasa Sist. Dan Teknol. Informasi), vol. 8, no. 1, pp. 88–99, 2024, doi: 10.29207/resti.v8i1.5403.

[10] A. Alkhalil, “evolution of existing software to mobile computing platforms: framework support and case study,” Int. J. Adv. Appl. Sci., vol. 8, no. 3, pp. 100–111, 2021, doi: 10.21833/ijaas.2021.03.013.

[11] M. Murillo, G. López, R. Spínola, J. Guzmán, N. Rios, and A. Pacheco, “Identification and management of technical debt,” J. Softw. Eng. Res. Dev., 2023, doi: 10.5753/jserd.2023.2671.

[12] S. Hamer, C. Quesada-López, A. Martínez, and M. Jenkins, “Using git metrics to measure students’ and teams’ code contributions in software development projects,” Clei Electron. J., vol. 24, no. 2, 2021, doi: 10.19153/cleiej.24.2.8.

[13] M. Yunus, P. Setyosari, S. Utaya, and D. Kuswandi, “The influence of online project collaborative learning and achievement motivation on problem-solving ability,” Eur. J. Educ. Res., vol. volume-10-2021, no. volume-10-issue-2-april-2021, pp. 813–823, 2021, doi: 10.12973/eu-jer.10.2.813.

[14] M. Shahid, K. Pervaiz, M. Awais, and S. Khurshid, “Project-based iterative teaching model for introductory programming course,” Nile J. Commun. Comput. Sci., vol. 5, no. 1, pp. 10–41, 2023, doi: 10.21608/njccs.2023.321167.

[15] M. Trujillo, “The penumbra of open source: projects outside of centralized platforms are longer maintained, more academic and more collaborative,” 2021, doi: 10.48550/arxiv.2106.15611.

[16] M. Scheidgen and J. Fischer, “Model-based mining of source code repositories,” pp. 239–254, 2014, doi: 10.1007/978-3-319-11743-0_17.

[17] T. Heričko, B. Šumak, and S. Karakatič, “commit-level software change intent classification using a pre-trained transformer-based code model,” Mathematics, vol. 12, no. 7, p. 1012, 2024, doi: 10.3390/math12071012.

[18] R. Alfayez and A. Alazba, “merge conflict prediction using feature selection and stacking heterogeneous ensembles: an empirical investigation,” J. Softw. Evol. Process, vol. 37, no. 9, 2025, doi: 10.1002/smr.70047.

Diterbitkan

2026-01-15

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Analisis Pola Evolusi pada Pengembangan Perangkat Lunak melalui Aktivitas Repository Github dalam Project Based Learning (M. Rahmi Dewi, Defni, & Y. Erwanda, Trans.). (2026). Journal of Electrical Vocational Education, 1(2), 153-160. https://doi.org/10.24036/jeve.v1i2.47