Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Peserta didik Kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Listrik melalui Problem Based Learning
DOI:
https://doi.org/10.24036/jeve.v2i1.64Keywords:
Problem Based Learning, Critical thingking, Creative thingking, Vocational eduacationAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi peningkatan kemampuan berpikir analitis dan keterampilan berpikir inovatif siswa melalui penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) pada mata pelajaran Instalasi Motor Listrik di SMK Negeri 1 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen satu kelompok dengan pre-test dan post-test yang melibatkan 36 siswa kelas XI TITL 1. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, dan observasi kelas yang dilakukan selama proses pembelajaran. Instrumen penelitian terdiri dari tes berpikir kritis dan kreatif serta lembar observasi. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS melalui perhitungan rata-rata, simpangan baku, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa setelah penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah. Nilai rata-rata pra-tes sebesar 48,06 meningkat menjadi 85,00 pada pasca-tes, dengan nilai rata-rata N-GAI sebesar 0,72 yang dikategorikan sebagai tinggi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis mahasiswa mencapai persentase rata-rata sebesar 82,22%, sedangkan keterampilan berpikir kreatif mencapai 82,47%, keduanya dikategorikan sebagai baik. Selama proses pembelajaran, siswa menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menganalisis gangguan sirkuit, memahami hubungan antar komponen, dan menentukan solusi alternatif dalam praktik pemasangan motor listrik. Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah mendorong siswa untuk menjadi lebih aktif dan analitis, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih kontekstual dan berorientasi pada masalah
References
[1] F. Lukitasari, T. Wrahatnolo, R. Suhartini, dan N. Astuti, “Responsive Vocational Education to the Needs of the World of Work: A Literature Review of Critical Factors,” Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan, vol. 8, no. 3, pp. 169–181, 2025, https://doi.org/10.24036/jptk.v8i3.46323.
[2] R. M. Hidayati dan Wagiran, “Implementation of Problem-Based Learning to Improve Problem-Solving Skills in Vocational High School,” Jurnal Pendidikan Vokasi, vol. 10, no. 2, pp. 177–187, 2020 https://doi.org/10.21831/jpv.v10i2.31210.
[3] Y. N. Nafiah dan W. Suyanto, “Penerapan Model Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Peserta didik,” Jurnal Pendidikan Vokasi, vol. 4, no. 1, 2014 https://doi.org/10.33369/diklabio.1.1.45-53.
[4] F. López, M. Contreras, M. Nussbaum, R. Paredes, D. Gelerstein, D. Alvares, dan P. Chiuminatto, “Developing Critical Thinking in Technical and Vocational Education and Training,” Education Sciences, vol. 13, no. 6, 2023 https://doi.org/10.3390/educsci13060590.
[5] T. Mahfud, M. Wu, H. Winnarko, dan C. Khieng, “Fostering Creative Self-Efficacy to Boost the Effect of Teaching Quality and Social Support on Creative Thinking of Vocational Students,” Journal of Technical Education and Training, vol. 16, no. 3, pp. 69–87, 2024.
[6] M. H. Pradanya dan R. Harimurti, “Pengaruh Pengalaman Pembelajaran Praktik dan Kemampuan Berpikir Kritis terhadap Hasil Belajar Peserta didik pada Mata Pelajaran Instalasi Penerangan Listrik Kelas XII SMK Negeri 7 Surabaya,” Jurnal Elektronika dan Teknik Informatika Terapan (JENTIK), vol. 1, no. 3, pp. 190–208, 2023 https://doi.org/10.59061/jentik.v1i3.393.
[7] P. Prismar, “Kontribusi Gambar Teknik terhadap Hasil Belajar Instalasi Motor Listrik Peserta Didik Kelas XI,” 2022 .
[8] D. Nugroho dan I. Basuki, “Keefektifan Model Pembelajaran Creative Problem Solving Instalasi
Motor Listrik Berbantuan Trainer Troubleshooting Kendali Elektromagnetik untuk Meningkatkan Kompetensi Peserta didik di SMK,” Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, vol. 10, no. 2, pp.
71–79, 2021 https://doi.org/10.53494/jpvr.v2i2.146.
[9] R. Permana, “Measuring Creative Thinking Skills of Vocational High School Students on Dynamic Electricity: A Case Study,” TIME in Physics, vol. 1, no. 2, pp. 59–64, 2023 https://doi.org/10.11594/timeinphys.2023.v1i2p59-64.
[10] I. P. Ningrum dan R. Marsinun, “Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta didik,” Jurnal Basicedu, vol. 6, no. 5, pp. 8205–8214, 2022. DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3784.
[11] F. Haris, Ikhsanudin, dan S. D. Ramdani, “Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta didik SMK Negeri 3 Kabupaten Tangerang Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning,” Volume 3, no. 1, pp. 89–93, 2025 .
[12] R. Diana dan Sutirman, “Pengembangan Modul Pembelajaran PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Peserta didik SMK,” Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, vol. 22, no. 2, pp. 189–202, 2025.
[13] A. Latifah, M. N. Fuad, A. S. Fatih, dan F. F. Ramadhan, “Integrasi Problem Based Learning dalam Pembelajaran Kejuruan untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta didik SMK Merdeka Ulujami,” Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), vol. 5, no. 2, pp. 881–888, 2025 https://doi.org/10.54082/jupin.1386.
[14] R. Marta, Ambiyar, R. E. Wulansari, dan R. Yulianti, “Analisis Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Pendidikan Vokasi Berbasis Meta-Analysis,” Indonesian Journal of Computer Science, vol. 13, no. 3, pp. 4681–4690, 2024 https://doi.org/10.33022/ijcs.v13i3.4056 .
[15] Jannah, S., Kholis, N., Sumbawati, M. S., & Achmad, F. (2026). Pengaruh Keterampilan Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Peserta Didik Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik dalam Menghadapi Tantangan Abad 21. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 15(3), 189–195.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Electrical Vocational Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain the copyright. Articles are licensed under an open access Creative Commons CC BY 4.0 license, which means all papers can be downloaded, shared, and reused without restriction, as long as the original authors are properly cited. These conditions allow for maximum use and exposure of the work, while ensuring that the authors receive proper credit.
In exceptional circumstances, articles may be licensed differently. If you have a specific condition (such as one linked to funding) that does not allow this license, please mention this to the editorial office of the journal at submission.
