Tingkat Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Workshop Teknik Instalasi Tenaga Listrik

Authors

  • Marsha Aulia Departement of Electrical Engineering Universitas Negeri Padang Author
  • Hambali Departement of Electrical Engineering Universitas Negeri Padang Author

DOI:

https://doi.org/10.24036/jeve.v2i1.75

Keywords:

Keselamatan kesehatan kerja, Workshop Listrik Manajemen K3, Teknik Instalasi tenaga listrik, Pendidikan Vokasi

Abstract

Kegiatan pembelajaran praktik pada Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik memiliki potensi risiko kecelakaan karena melibatkan penggunaan instalasi dan peralatan listrik. Kondisi tersebut menjadikan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai aspek penting untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan praktik serta mendukung proses pembentukan kompetensi kerja siswa. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat penerapan K3 pada Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMK Negeri 1 Tanjung Raya berdasarkan prinsip-prinsip Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Responden penelitian berjumlah 49 siswa yang ditentukan melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi, sedangkan pengukuran tingkat penerapan K3 dilakukan melalui lima indikator, yaitu penerapan K3, sistem manajemen K3, fasilitas dan sarana pendukung K3, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta perilaku keselamatan kerja. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan teknik persentase. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tingkat penerapan K3 memperoleh nilai rata-rata 64,47% dengan kategori Baik. Indikator Penerapan K3 menjadi aspek dengan capaian tertinggi sebesar 80,31%, sedangkan Fasilitas dan Sarana Pendukung K3 memperoleh capaian terendah sebesar 41,33% dengan kategori Cukup. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan K3 telah berada pada tingkat baik, tetapi penguatan masih diperlukan terutama dalam penyediaan fasilitas keselamatan, pelaksanaan sistem manajemen K3, dan konsistensi penggunaan APD agar kegiatan praktik dapat berlangsung secara aman dan mendukung proses pembelajaran

References

[1] A. Sarbiah, “View of Penerapan Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Karyawan.pdf.”

[2] Kemnaker, “Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” 2012.

[3] N. Aksa, Fernandez, Sugiarto, “Implementasi Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK AL-Anhar Bayang,” JTPVI J. Teknol. dan Pendidik. Vokasi Indones., vol. 3, no. 2, pp. 679–688, 2025.

[4] F. Ramadhania, M. Milana, R. Rifdarmon, “Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMKN 1 Padang,” JTPVI J. Teknol. dan Pendidik. Vokasi Indones., vol. 3, no. 1, pp. 557–564, 2024.

[5] and A. A. R. Alfarizi, Martias, D. Fernandez, “Tinjauan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Departemen Teknik Kendaraan Ringan Otomotif,” vol. 1, no. 2, pp. 267–276, 2023, doi: 10.24036/jtpvi.v1i2.66.

[6] Q. Permana Saputra, Irzal, D. Yuvenda, “Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Jurusan Teknik Permesinan SMK Negeri 5 Padang,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 9, no. 1, pp. 3824–3833, 2025.

[7] J. A. D. Rizbudiani, “Occupational Health and Safety Management System (SMK3) at the Workshop of Vocational High Schools,” J. Pendidik. Vokasi, vol. 11, no. 3, pp. 275–286, 2021.

[8] N. A. Kusuma, Prihastini, . Haryawan, “Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Berdasarkan PP Nomor 50 Tahun 2012,” PREPOTIF J. Kesehat. Masy., vol. 7, no. 1, 2023.

[9] S. Annisa, D. Widiana, Disrinama, “Kesiapan Implementasi PP No. 50 Tahun 2012 di Perusahaan Jasa Layanan Konstruksi dengan Metode Gap Analysis,” J. Teknol. Marit., vol. 6, no. 2, 2024, doi: 10.33863/jtm.v6i2.2724.

[10] S. Sutantiningrum, K. D. Sutjahjo, “Analysis of Implementation Safety and Health Occupational in Workshops and Laboratories of Polytechnic,” J. Sustain. Civ. Eng., vol. 5, no. 1, 2023, doi: 10.47080/josce.v5i01.2296.

[11] Tarwaka, “Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja,” 2019.

[12] S. Ramli, “Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001,” 2013.

[13] A. C. Yuliandi, “Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Lingkungan Kerja Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang,” vol. 18, no. 2, pp. 98–109, 2019.

[14] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Edisi Ke-3. Bandung: Alfabeta, 2023.

[15] M. R. Laden, “Analisis Pelaksanaan K3 Berdasarkan PP Nomor 50 Tahun 2012 pada Departemen Lifting Operation di PT. SJP,” J. Ind. Innov. Saf. Eng., vol. 2, no. 2, pp. 60–65, 2025, doi: 10.35718/jinseng.v2i2.786.

Published

08/27/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Tingkat Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Workshop Teknik Instalasi Tenaga Listrik (Marsha Aulia & Hambali, Trans.). (2026). Journal of Electrical Vocational Education, 2(1), 69-75. https://doi.org/10.24036/jeve.v2i1.75